Halaman

Rabu, 10 Oktober 2012

Polisi usut tersangka lain tawuran SMAN 70

Helmi Syarif - Koran Sindo
Kamis,  4 Oktober 2012  −  19:09 WIB
Ilustrasi. (Istimewa)
Ilustrasi. (Istimewa)
Sindonews.com - Polres Jakarta Selatan menduga ada tersangka lain dalam aksi tawuran SMAN 70 vs SMAN 6 yang menewaskan Alawy Yusianto Putra (15). Untuk mencari tersangka lain, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif tersangka penusuk Alawy, FR (19).

"Untuk perkembangan kasus SMA 70 dan SMA 6, saat ini kita telah memeriksa 41 orang saksi yang perannya saat ini kita masih pelajari, apakah akan dijadikan tersangka atau tidak dan kita akan lakukan gelar perkara untuk hal tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan, di Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Dalam melakukan penyelidikan ini pihaknya tidak mau gegabah menunjuk tersangka lainnya. Menurutnya, hukuman atas kasus ini cukup berat, sehingga dia harus memastikan peranan dari para pelaku dalam kasus yang menewaskan satu siswa ini.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya tetap mendalami peran masing-masing agar tidak salah menetapkan siapa yang menjadi tersangka.

Dalam kasus ini, polisi juga telah memeriksa 41 saksi. Yaitu lima orang guru, pedagang, satpam, masyarakat, dan juga siswa dari kedua belah pihak.

Lamanya rekonstruksi yang dilakukan kepolisian, menurut Hermawan, karena kasus ini digolongkan pada kasus dewasa. Begitu pula terhadap FR, yang diperlakukan seperti orang dewasa lainnya.

Lagipula tawuran yang melibatkan SMA 70 dan SMA 6 melibatkan banyak orang. Sehingga banyak saksi yang harus diperiksa.

"Kalau (tawuran) Manggarai kenapa bisa cepat karena korban dan pelakunya itu anak di bawah umur. Jadi, anak di bawah umur itu dapat perlakuan khusus, mulai dari masa penahanannya juga, berkasnya pun harus segera diserahkan, dan persidangannya juga khusus anak-anak," jelasnya.

(mhd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar